First Impression: Naik Kereta Bandara dari Bogor

Kalau ngomongin perjalanan ke bandara Soekarno Hatta dari Bogor, pasti jawaban semua wargi Kota Bogor adalah naik Bus Damri dari Pool Damri yang ada di sebelah Botani Square. Gampang, accessible karena di tengah kota, jadwal fleksibel karena ada setiap saat, dan cuma sekali naik langsung sampai bandara di terminal mana aja yang kita tuju.

Nah liburan tahun baru kemarin aku sama Mas mudik ke Pare naik pesawat (turun Surabaya ya tapi, ngga langsung Pare hehe). Kami memilih jadwal penerbangan hari Jumat malam biar sekalian pas Mas pulang kerja. Biar ngga nunda sehari lagi buat liburan hehe. Jumat sore dan weekend hari libur akhir tahun berarti traffic Jakarta ngga akan terbayangkan sepadat apa. Kalau aku masih aman berangkat dari Bogor bisa jam berapa aja. Tapi buat Mas yang kantornya di Rasuna Said, kami pikir perjalanan Mas dari kantor ke bandara cukup beresiko kalau mengandalkan transportasi online sekalipun.

Akhirnya kami memutuskan untuk ke bandara naik kereta bandara. Sekaligus menuntaskan obsesi terpendam kami mencoba naik kereta bandara hehe. Enaknya lagi, aku bisa meet up sama Mas di Jakarta terus barengan deh ke bandara.

Kereta Bandara ini atau Railink berangkat dari Stasiun Sudirman Baru, dulu namanya Stasiun BNI City. KRL sudah nggak berhenti di stasiun ini. Jadi aku harus turun di Stasiun yang paling deket dengan Stasiun Sudirman Baru.

Stasiun Sudirman Baru

Oke, jadi begini rute buat naik Railink atau kereta bandara dari Bogor. Dari Stasiun Bogor, aku naik KRL. Pilih yang tujuan akhirnya Stasiun Angke. Kalau kita lihat di Peta Rute KRL, ereta ini berhenti di Stasiun Sudirman. Nah kita turun di sini. Stasiun Sudirman tempat kita turun merupakan Stasiun Sudirman Lama. Stasiun ini udah deket banget sama Stasiun Sudirman Baru. Dulu, orang-orang harus keluar dari Stasiun Sudirman Lama lalu jalan kaki menyusuri trotoar menuju Stasiun Sudirman Baru karena jalur pejalan kaki masih dibangun. Sekarang, kita nggak harus berjalan kaki di pinggir jalan raya. Jadi setelah nge tap kartu buat keluar di Stasiun Sudirman Lama, kita akan ketemu sama Alfamart. Di sebelah kiri Alfamart ada lorong. Awalnya aku ragu, setelah bertanya sama sekuriti ternyata untuk menuju Stasiun Sudirman Baru memang jalan kaki melalui lorong tersebut. Satu sampai dua menit kemudian, sampai deh di Stasiun Sudirman Baru.

Rute Pejalan Kaki dari Stasiun Sudirman Lama ke Stasiun Sudirman Baru
(ini masih baru jadi beberapa minggu)
Stasiun Sudirman Baru dari Lantai 2

Untuk naik keretanya, kita nge tap tiket kereta di lantai 1. Sambil nungguin Mas, aku menyempatkan diri buat eksplor lantai 2. Sampai lantai 2, aku bersyukur banget karena Mas udah beli tiketnya online di https://reservation.railink.co.id/, karena antrian orang yang beli tiketnya panjang banget. Padahal sudah disediakan dua bagian untuk pembelian tiket di tempat. Harga tiket Rp. 70.000 per orang. Yang perlu diingat setelah beli tiket online adalah kita harus mencetak si tiket itu. Beda dengan naik kereta biasa ya, di mana kita bisa cetak tiket di stasiun dengan kode booking pesanan online kita. Kalau kamu masih merasa nggak yakin harus gimana, langsung tanya ke bagian Informasi aja. Mas kemarin konfirmasi apakah print out tiket kita udah bener di bagian Informasi dan petugasnya ramah sekali. Tapi sama seperti di bagian pembelian tiket, yang antri juga banyak buanget.

Antrian Panjang Buat Beli Tiket
Bagian Informasi

Di lantai 2 kebanyakan adalah space untuk ruang tunggu, ada yang modelnya minimalis fungsionalis dengan colokan, ada juga yang seperti lounge. Sudah ada beberapa gerai makanan juga tapi masih kerasa sepi hehe. Nah di dekat gerai makanan ini kita bisa menemukan mushola. Musholanya nyaman, nggak sempit dan bersih.

Ruang Tunggu
Ruang Tunggu yang Versi Lounge
Toilet
Mushola
Art Display yang So Eye Catchy

Setelah Mas sampai Stasiun Sudirman Baru, kita langsung menuju lantai satu buat nge tap tiket masuk ke peron. Ngga beberapa lama, kereta pun datang dan kita masuk buat duduk di tempat sesuai tiket. Sampai di kursi, kami ketemu mbak-mbak yang udah duduk di situ. Ternyata tiket yang dicetak mbak nya nggak ada nomer kursinya. Mbak nya masih bisa masuk karena ada barcode di tiketnya. Jadi pastikan tiket yang dicetak ada nomer kereta, kursi, dan barcode seperti ini ya.

Gate Masuk Tapping Tiket
Tiket
Peron KA Bandara
Bagian Dalam Kereta
Space Antar Kursi Besar
(jadi bisa manjangin kaki sepuasnya)

Kita sampai Stasiun KA Bandara sesuai jadwal banget. Lama perjalanan sekitar 45 an menit lah. Kereta berangkat 17.51 dan sampai 18.37 sesusai tiket. Keren deh. Stasiunnya pun waw masih gemerlap hihi. Banyak fasilitas juga seperti lounge ruang tunggu yang nyaman lengkap dengan colokan dan medical service assistant. Selanjutnya untuk menuju terminal, kita naik Kalayang (kereta layang atau sky train). Papan petunjuk arah cukup untuk membantu kita menemukan si Kalayang ini. Jadwal Kalayang ada setiap beberapa menit. Ngga nunggu lama, Kalayang kita datang. Tipe keretanya mirip KRL, jadi ngga sebesar si Railink atau kereta bandara tadi. Rute Kalayang adalah Terminal 3 – Terminal 2 – Stasiun KA Bandara – Terminal 1. Pastikan jangan sampai kelewatan ya hehe. Karena tujuan kita Terminal 1, ngga butuh banyak waktu buat Kalayang nganterin kita sampai tujuan. Dan begitulah, sukses sudah perjalanan kita ke bandara naik kereta!

Gate Keluar
Stasiun KA Bandara
Ruang Tunggu yang Cozy
Tinggal Ikuti Petunjuk Menuju Kalayan
Bagian Dalam Kalayang, Crowded

Kalau kamu mau ke bandara dan sedang menghindari traffic ibukota yang padat dan tak terprediksi, Railink atau kereta bandara ini bisa menjadi pilihan transportasi yang efektif. Jadwalnya on time dan stasiun keberangkatannya di tengah kota. Kabar terbaru, kita bisa naik juga dari Stasiun Duri. Kalau kamu lagi nggak buru-buru, naik kereta bandara juga oke banget buat ganti suasana. Atau cuma buat ngerasain gimana rasanya naik kereta bandar juga seru hehe. Go ahead and enjoy the ride, mumpung masih baru hehe.

Jadi, kapan mau naik kereta ke bandara?


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *