5 Alasan Gendongan SSC Super Recommended

Saking nyamannya, gendongan SSC nggak hanya jadi kesukaanku tapi juga suami.

Marati Husna

A lil bit story

Sebelum baby M lahir, aku sudah ingin sekali punya gendongan model wrap gitu. Yang dililit-lilit. Semata-mata karena terlihat kekinian, belum lagi testimoni positif teman-teman yang bayinya nyaman tertidur pulas kalau udah masuk ke dalam wrap. Aku makin senang karena dapat pinjaman Moby Wrap dari Mas Ardan (makasih Bude Yayuk!) jadi nggak perlu beli lagi.

Realita ternyata berbeda dari ekpektasi tanpa ilmu menggendong. Ditambah ibu baru yang fokus utama setelah lahiran adalah belajar menyusui baby M sekaligus mantain berat badan dan kecukupan ASInya. Fokus kedua adalah sleep training, yang juga belum berhasil smooth.

Jadi teorinya adalah kita bisa melatih bayi untuk tidur tanpa menyusui dengan mengenalkan baby sleep routine, misalkan mandi, lalu bacakan cerita, kemudian lullabying, baru tidur. Sleep training ini sangat bisa dibantu dengan menggendong. Dan aku percaya menggendong bisa memberikan rasa aman pada baby M kapan saja, terutama untuk menidurkan. Tapi baby M tidak setenang itu setelah nyemplung ke dalam wrap. Apalagi kalau udah terlambat timingnya (read: cranky).

Akupun penasaran kenapa wrap bisa jadi rekomendasi teman-teman tetapi nggak working di aku? Apakah metode menggendongku salah? Apakah karena tiap bayi itu berbeda? Atau apa?

Memilih Gendongan Ergonomis

Akhirnya datang kesempatan untuk Ibu belajar menggendong di grup Bumi Sauyunan (alumni matrikan Ibu Profesional Bogor). Cerita awal ikutan kelas Matrikulasi Ibu Profesional bisa klik di sini ya. Saat itu narasumbernya adalah seorang BWC, babywearing consultant atau konselor menggendong.

Laman media sosial beliau berhasil memikatku untuk kepingin punya Woven Wrap. Gendongan dari kain tenun bermeter-meter yang bisa dililit beraneka rupa saat menggendong, dan terlihat cantik sekali. It’s like an art. Setelah memeriksa harga, wow pricey sekali. Mungkin karena panjangnya yang bermeter-meter itu. Dan karena impor. Produsen Woven Wrap kebanyakan dari luar negeri. Ada juga sebenarnya produksi Woven Wrap lokal walaupun masih sedikit. Harga lokal dengan panjang yang luar biasa masih sangat pricey di aku. Produsen Woven Wrap kebanyakan dari luar negeri. Ada juga sebenarnya produksi Woven Wrap lokal walaupun masih sedikit. Harga lokal dengan panjang yang luar biasa masih sangat pricey di aku.

Untungnya saat kelas menggendong berlangsung, sahabat BWCku ini membuka insight tentang gendongan. Gendongan yang sesuai standar tidak harus yang mahalnya tak terkira. Standar gendongan yang aman untuk bayi adalah ergonomis, support M-shape, dan memenuhi prinsip TICKS. Gendongan ergonomis tak melulu hanya berkisar seputar wrap. Berikut macam-macam gendongan ergonomis menurut usia.

Macam Gendongan Sesuai Usia

Stretchy Wrap                          newborn

Jarik                

Ring Sling                                newborn – 5 tahun

Woven Wrap                        

Meh Dai

Soft Structured Carrier               4 bulan – 5 tahun

Pouch

Aha, keliatan kan akhirnya kenapa baby M yang udah usia 2 bulan nggak nyaman pakai Moby Wrap. Karena Moby Wrap itu termasuk stretchy wrap yang cocoknya dipakai bayi-bayi usia newborn. Selain itu, bentuk wrap yang stretch membuat bayi makin bergelayut seiring bertambahnya berat badan. Ini juga yang bikin nggak nyaman di penggendongnya.

We choose SSC!

Akhirnya keputusan jatuh di Soft Structured Carrier (SSC). Kebetulan sahabat yang seorang doula juga punya brand gendongan standar. Kami berkonsultasi banyak, gendongan apa yang cocok untuk Maryam saat itu, yaitu usia 4 bulan, juga pertimbangan biaya dan keinginan memiliki gendongan yang on the go. Akhirnya aku dan suami memutuskan untuk memesan gendongan SSC yang dibuat sahabat kami.

SSC adalah gendongan model ransel yang mirip Hip Seat Carrier. Bedanya SSC tidak punya dudukan pinggang (hip seat) karena bentuk ergonomis SSC yang didesain menyesuaikan posisi natural dan bentuk badan bayi. SSC lebih terlihat slim and fit saat dipakai untuk menggendong. Kalau sudah ergonomis, gendongan biasanya juga sudah memenuhi standar keamanan untuk dipakai. Jadi desain gendongan SSC juga aman karena sesuai prinsip TICKS.

Kenapa SSC Nyaman Dipakai

Aku dan suami sangat sangat senang akhirnya memilih gendongan SSC. Because it’s such a totally life-change. I’m not sugarcoating. Ini dia lima alasan kenapa SSC nyaman banget dipakai menggendong.

1 SSC adalah gendongan pertama Maryam bisa ketiduran

Kalau ketiduran outdoor, tinggal pakaikan hoodie biar awet pulesnya.
Hoddienya detachable, jadi bisa lepas pakai.

Sebelumnya Maryam kurang nyaman dengan streatchy wrap. Sempat menduga bahwa Maryam memang kurang suka M shape dan lebih suka digendong cradle, alias ditimang. Ternyata streatchy wrap memang khusus untuk newborn saja. Maryam yang sudah berusia 2 bulan tidak betah lama-lama di dalam streatchy wrap. Aku pun curhat masalah Maryam yang lebih mudah untuk tidur dalam posisi cradle daripada M shape di forum ibu menggendong itu. Ternyata tak masalah menidurkan bayi dengan cara apapun, termasuk menggendong dengan bukan posisi M shape. Karena beberapa bayi memang suka ditimang.

Ajaibnya setelah pakai gendongan SSC, menidurkan Maryam yang sudah kelelahan hanya butuh hitungan menit. Seringkali aku sedang melakukan kegiatan domestik lalu Maryam tertidur. Senang sekali rasanya bisa merasakan bayi tertidur di dalam gendongan.

2 Ringkas dan Simpel

Dua pengait di punggung dan pinggang.
Pengait di punggung
Pengait di pinggang. Letaknya di samping.
Ada beberapa merk SSC lain yang letak pengait pinggangnya di tengah.

Maryam sudah sangat suka digendong dengan gendongan SSC sejak pertama kali produknya sampai rumah. Gembira tak terkira. SSC yang bentuknya seperti ransel ini sungguhan ringkas digunakan. Cukup kaitkan dua titik di punggung dan pinggang. Dan yang paling penting husband approved. Selain on the go, SSC empuk dan tidak mudah bikin pegal. Mungkin karena memang gendongan ergonomis yang didesain agar beban tersebar merata. Saking nyamannya, aku bisa tuh nggendong baby M pakai SSC ke segala acara. Mulai dari urusan domestik, jalan-jalan outdoor, sampai kondangan.

PFA aka Perfect FIt Adjuster.
Ini yang bikin SSC fit di bayi dan menopang lehernya
jadi aman buat multitasking ngerjain domestik dan lainnya.
Strap yang kepanjangan tetap rapi karena bisa digulung dengan elastic band.
Waist band fit ke badan, nyaman, dan lebar

Gendongan SSC juga dapat dilipat rapi menjadi bundelan kecil. Bisa masuk tas kalau memang lagi nggak dipakai. How can I’m not falling in love with SSC?

3 Hands Free

Akhirnya masa-masa aku bisa multitasking mulai juga. Aku bisa melakukan kegiatan domestik sambil menggendong, seperti menyapu, mencuci piring, membereskan kamar tidur, menjemur baju, dan banyak lagi. Dan yang paling penting aku bisa membuka laptop untuk memulai kembali menulis artikel di blog sambil menggendong pakai SSC. Kedua tanganku bebas kugunakan untuk apa saja sambil tetap mendekap Maryam.

Tangan bebas buat gerilya di kondangan, mulai dari antri salaman,
foto-foto bareng, dan tentunya nyobain semua makanan

4 Affordable

Murah dan mudah ditemukan. Tidak harus memesan custom di doula atau BWC. Banyak banget SSC merk lokal yang sudah beredar. But if you have extra budget you may treat yourself with SSC merk luar yang menggiurkan itu seperti Ergo Baby, Boba, dan lain lain.

5 Bisa Back-Carry

Back Carry dengan SSC

Gendongan SSC mudah untuk dibuat menggendong bayi di punggung kita. Back-carry istilahnya. Seperti orang-orang jepang klasik hehe. Back-carry memudahkan sekali jika harus digunakan untuk kegiatan yang posisi bayi menjadi agak berbahaya jika harus berada di depan kita, seperti memotong-motong di dapur, mencuci piring, dan menjemur baju.

FAQ

Gendongan ergonomis itu maksudnya gimana sih?

Ergonomis berarti dudukannya tidak sempit, pas dan tepat sehingga persebaran bebannya merata. Wide-based carrier istilahnya. Aku lumayan shock waktu tahu calon-calon gendongan yang nyaris aku beli di toko bayi tidak ergonomis. Kebanyakan narrow-based carrier, dudukannya sempit jadi berat badan bayi hanya bertumpu pada satu titik. Bayangkan, pasti sakit kalau badan kita digantung hanya di satu titik di area antara dua paha kita.

Kenapa harus M-shape?

Gendongan ergonomis dapat menopang paha bayi dengan baik dari lutut ke lutut sehingga membentuk posisi seperti huruf M, atau M shape. Sahabat BWCku itu mengatakan posisi M shape menjadiian paha berisitirahat 100 derajat dari garis tengah selama dalam gendongan, makanya ahli ortopedi merekomendasikan posisi M shape untuk menggendong. Bahkan untuk bayi baru lahir.

M-shape itu dipekeh ya?

M shape bukan pekeh.

Pekeh sebenarnya punya istilah sendiri lho dalam dunia babywearing, yaitu hipcarry. Langsung kebayang kan bedanya pekeh dan M shape. Hipcarry itu berarti menggendong di hip atau pinggang bagian samping tubuh kita, dengan posisi kaki bayi mengangkang dan menggantung ke bawah. Sedangkan M shape atau yang biasa disebut frog position adalah posisi natural bayi sejak dalam kandungan. Kalau kita perhatikan juga posisi kaki bayi baru lahir cenderung tidak lurus tetapi terbuka, mengangkang seperti katak

Nanti kaki bisa O ya kalau dipekeh gitu?

Sekali lagi, M shape bukan pekeh. Kaki O dalam istilah medis adalah Hip Dysplasia. Sebenarnya Hip Dysplasia adalah kelainan struktur tulang femur bayi di mana kepala femur (tulang tungkai atas) tidak berada dalam mangkuknya pada tulang panggul. Salah satu penyebab kelainan ini adalah pertumbuhan tulang yang tidak sempurna sejak dalam kandungan. Dan dapat diperparah bila bayi dibedong terlalu rapat dengan posisi kaki diluruskan. The point is, Hip Dysplasia tidak pernah disebabkan oleh pemakaian gendongan. Jadi kekhawatiran bahwa M shape dapat menyebabkan kaki bayi menjadi O hanyalah mitos belaka.

Apa itu TICKS?

TICKS adalah panduan keamanan menggendong. Yaitu Tight, In View All The Time, Close Enough To Kiss, Keep Chin Off The Chest, dan Supported Back.

SSC ada yang bisa buat newborn nggak ya?

Ada. Contohnya Nana Optima, Cuddle Me Ultimo, dan Babyta NeTT.

SSC bisa dibuat gendong bayi menghadap ke luar (membelakangi ibu) kan seperti Hip Seat Carrier?

Tidak. Karena posisi bayi menghadap ke luar membuat bayi rentan menjadi over stimulus.

SSCnya pesan di mana?

Aku ikut PO Terbatasnya Olie Baby Carrier. Ownernya masih suka buka PO untuk SSC yang dikonversi dari Woven Wrap. Kalau punyaku, bahan kain untuk SSC adalah kain lurik dari Jogja.

Closing Statement

Gimana, udah makin mantap juga memilih gendongan SSC? Apapun gendongan kesukaanmu nanti, pastikan agar memilih yang ergonomis ya. Agar nyaman dipakai buah hati dan tentunya kita penggendongnya.

Happy babywearing!

Related posts

29 Comments

    1. Hehe makasih mba. Olie itu custom, jadi kain buat SSC nya bisa kita sendiri yang milih sesuai selera. Sebenernya Olie spesialis konversi dari Woven Wrap ke SSC. Aku kemahalan kalo beli WW, kalopun punya WW paling bakalan aku pakai buat seru-seruan wrapping aja. Sayang digunting buat SSC

  1. Gendongannya nyaman dipakai buat anak juga ibu tentunya. Belum terbiasa kalau saya, dulu pakai kain biasa. Lebih enak kayaknya, ya. Enggak terlalu bikin pegal yang gendong dan anak juga aman di gendongan

    1. Bener mba, selama gendongannya ergonomis, nggak bikin cepet pegel dan safe buat baby. Kain selendang jarik juga bisa jadi gendongan ergonomis mba, tapi disimpul jangkar gitu.

      1. Pertama kali aku memakai gendongan model SSC ini waktu anak pertamaku mba, tapi ya itu..cuma bertahan sebentar waktu itu karena sering dikomentari kalau gendongannya nggak aman dan lainnya dan waktu itu aku blm bisa menjelaskan Krn kurang ilmu,tapi Alhamdulillah di anak kedua ini mereka tak lagi berkomentar

  2. Saya penasaran dong dengan gendongan gini, soalnya udah punya 2 anak, saya setianya ama gendongan babywrap gitu, ribet sih, tapi lebih nyaman, beda banget dengan gendongan yang talinya kayak ransel, berat bayi itu nggak merata di badan rasanya.

    cuman memang gendongan baby wrap itu sedikit rempong makenya 🙂

    1. awal baby M newborn aku juga betah banget pakai wrap, rapet dan nemplok gitu hehe. tapi karena punyaku stretchy wrap, pas dia udah 3 bulan udah ngegelayut makanya move on ke gendongan lain yang seusia dia. pengen woven wrap banget, soalnya cantik dan model lilitanya macem-macem sampai bikin aku gemes pengen nyobain wkwk.

      kalo gendongan model ransel kan ada yang hip seat carrier ya mba, mungkin model ini yang bikin pegel karena ada seatnya yang bulky banget. kalau model lain yang ergonomis kaya SSC, mehdai, onbuhimo bebannya tersebar merata kok. paling bikin pegelnya kalo udah sejaman lebih dipakai sambil domesti atau ga anaknya kadung ketiduran di gendongam sampai berjam-jam hehe.

  3. Ini gendongan favoritku juga nih. Aku punya yang adjustable. Jadi bisa dipakai dari newborn. Enaknya pakai ini tuh bisa dipakai sambil beberes. Suami juga suka pakai ini. My style ceunah. Wkwkwk..

    Tapi tentu saja ada komen dari orang lain.

    “Jangan dipekeh!”
    “Nanti bongkok lho.”

    Senyumin aja. Wkwkwk

    1. Nah ini mantap banget ngeSSC dari newborn. Seru yaa bisa ngeboboin anak bayi masik mungil dan merah pakai SSC 🙂

      Haha aku dah kebayang komen orang-orang. Baby M aja mulai pakai umur 3 bulan sudah menuai konroversi, halah hehe. Ada yang bilang juga kok ketat banget. Kalau jelasin TICKS ndak ahsan juga, kaya menggurui gitu jadinya. Kecuali emang dia beneran pengen tau kenapa M shape aman. Paling wise emang senyum yesss hehe.

  4. wah bagus gendongannya ya mbak kayaknya bikin bayi nyaman juga, jujur gendongan yang panjang-panjang itu saya nggak tertarik sama sekali hahaha lebih memilih jarik dulu karena tinggal suwel tapi tangan sebelah tetap nggak bebas.

    1. pakai jarik bisa hands free juga looh mba hehe. jariknya dimodel simpul jangkar. model jarik dengan simpul jangkar gini ergonomis mbaa, sesuai dengan posisi natural bayi. udah gitu kedua tangan juga bebas ngapa-ngapain 🙂

  5. Di rumah juga pakai ini. Memang nyaman. Tapi belum berani kalo untuk gendong belakang. Khawatir aja.. hehehe. Padahal sudah bisa jalan. Halah. Alasan saja biar bisa nguyel-nguyel kalo digendong depan mah… hehehe

    1. Coba deh mba. Anaknya pasti seneng diajak gendong belakang gitu. Bayi aku paling excited pas lagi muter dari front carry ke back carry hhe.

      Tapi aku juga doyan unyel-unyrl dia di depan wkwk

  6. waaaa.. aku juga falinlaf sama gendongan SSC mbak… Dulu aku pakai merk Bobita Wrap,lokal punya. Belum tau merk Olie, hehehe…
    bener-bener ngbantu banget untuk mendukung aktivitas buibu.. apalagi, kayak aku dulu si kakak usia masih balita, adiknya bayi… alhamdulillah kenal SSC ini, jadi bisa tetap kemana-mana tanpa drama pegel,antar jemput si kakak waktu PG-TK, nemani si kakak outbond sekolah, main, bahkan disambi beberes dirumah kalau pas ngga bisa ditinggal ya digendong belakang pakaiSSC. Si adiknya udah 8tahun sekarang, hahaa.. berasa sudah tua saya. tapi kalau ada rejeki dapat momongan lagi, pengen coba juga merk Olie. sebab SSC saya udah saya turun temurunkan ke teman.. sempat beberapa periode. alhamdulillah bermanfaat

    1. Iya banget mbaa, gendong belakang emang yang paling paripurna buat domestikan. Jadi kita ngga neken anaknya gitu, apalagi aktifitasku tuh banyak yang bungkuk-bungkuk ((bungkuk-bungkunk)) hehe. Dia juga safe di belakang, amann.

      Kalo di Olie mba bisa custom apa ajaa. Mulai dari hoodie bisa bentuk kuping hewan kesukaan sampai model ssc dan motif kain. Seru deh mba hehe.

  7. udah lama ini pengen SSC tapi masih maju mundur, belakangan si Dedek gak mau tenang, pengennya digendong, klo digendong malah anteng lihatin emaknya wara wiri sambil ini itu, kan lumayan pegel tuh, kasihan dianya jg gak nyaman makanya pengen SSC kayak gini,
    udah punya hip seat tapi makin kesini saya yg gak nyaman gendongnya, biasanya sih PakSu yg suka pakai si hip seat lagi jalan, saya malah lebih senang gendong manual aja.
    ada ringsling juga tapi kayaknya Si Dedek gak nyaman disimpan disitu hihih.
    aahhh, mupeng sangat deh SSC ini.

    1. Anak memang paling nyaman didekap ya mbaa. Alhamdulillah itu masuk pencapaian milestone di aspek sosialnya dia juga, lekat dengan pengasuh utama which is ibunya hehe. Mangga pakai SSC biar asik multitaskingnya hehe. Banyak banget mba yg murmer macem Cuddle Me sama Nana. Kalau ga pakai yang ada di rumah aja kaya selendang jarik, disimpul jangkar. Anak bisa nemplok dan tangan kita bisa bebas ngapa2in juga kok dg jarik simpul jangkar ini hhe.

      Coba cek mba Ring Sling nya, ring nya bercelah ga? Kalo iya berarti bukan Ring Sling. Ndak bisa diadjust buat fit ke baby dan meratakan beban di badan kita. Yang aman ring nya yang ngga bercelah mba 🙂

      1. Ah jadi inget anak SMAku 17 th yg lLu. Ak gendong dia pake jarit aja. Skg makin banyak model gemdongam termasuk yg mba share. Keren

  8. Huaaahh, aku juga pake SSC nih mba untuk Khadijah. Emang deh, kalau bagi aku pribadi SSC ini juaraaa. Dan, pembagian bebannya cukup merata, enggak terlalu bikin pegal di pundak. Enakeun lah dibanding gendongan yang lain. Toss dulu ahh, mba hihi.

  9. Kelihatan nyaman banget nemplok gitu baby-nya. Hihi. Sy juga sukaa nih mbak pakai gendongan semacam ini Karena mudah disambi ngerjain tugas rumah walau sambil gendong.. Insya Allah aman..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *