Approved by Mas: Ayam Kecap

Pertama kali masak itu waktu masih S2 di Bandung. Semesta mendukung soalnya: ada dapur, peralatan masak lengkap, ada kulkas, danteteh-teteh kosan pada suka masak  hehe.But every one has their own personal taste, right? Aku pribadi paling suka eksperiman masakan jepang sama italia, kaya bikin sup miso dan per pasta an. Aku juga suka banget belanja di supermarket bahan impor (waktu itu belinya sering di Setiabudi Supermarket)  demi originalitas rasa, dan personal approval tentunya. Guayo yo huaa.

Setelah menikah, Mas selalu request masakan yang jowo pol, yang aku ngga pernah nyoba bikin sebelumnya. Bagus banget impactnya ke aku,biar ngga konsumtif dan boros, belanja grocery aja yang mahal-mahal pisan (jadi malu). Nah, udah macem-macem yang aku ‘coba’ bikin, mulai dari sayur bayem,soto, sop, ayam goreng. Walaupun Mas ngga pernah komentar ‘ngga enak’, I know that they don’t meet his expectation yet hehe.

Suatu hari kita pulang dari Amani Birth, sebuah kelas persiapan melahirkan gitu. Dari stasiun Bogor, kami mampir ke pasar di dekat stasiun, Mas pingin ayam kecap katanya. Aku pun beli setengah kilo paha. Di perjalanan pulang, aku langsung browsing resep ayam kecap di website andalanku, justtryandtatste.com nya bu Endang hehe. Lalu mendadak lieur wkwk, bumbunya banyak banget. Kalau Mas masih belum pulang kantor, oke oke aja eksperimen bikin. Kalau sekarang ini, kondisi kelaparan memaksa untuk tidak berlama-lama di dapur.

Sampai rumah, aku lihat resep Ayam Kecapnya Yudha Bustara di channel Kokiku.tv di YouTube. Simpel banget, langsung eksekusi. Dan setelah jadi, si Mas bilang, “enyaaak”. Soo happy to be approved hehe. Kala siang itu, sayur pendampingnya adalah tumis labu siam. Makin ke sini, kalau bikin ayam kecap, sayurnya lebih enak pakai sop ayam. This is my Mas favorite combo, I heard him told my mother in law proudly when our dinner is sop ayam and ayam kecap. Alhamdulillahilladzii bini’matihi tathimmushshalihaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmatNya sempurnalah segala kebaikan 🙂

Oiya, sebenernya resepnya mas Yudha itu bukan ayam kecap sih, tapi ayam bakar kecap. I did some modification, yang hasilnya surpsingly enaaak. Jarang-jarang ada kasus eksperimen pertama coba berhasil kaya gini :’) 

Ini resepnya!

Bahan

½ kilo paha ayam potong jadi 6 (kita suka small chuncks soalnyaa)

Bumbu Halus

  • 3 siung bawang putih
  • 5 kemiri, goreng
  • 5 buah cabe merah besar (bisa diganti cabe keriting merah)
  • 5 sdm kecap manis

Garam, Gula, Mentega (biar guriiih hehe), Air secukupnya

Cara Membuat
  1. Rebus air yang udah dicampur sama garam secukupnya sampai mendidih. Masukkan ayam. Rebus sampai ayam menjadi empuk. Tiriskan.
  2. Haluskan bawang putih, kemiri, dan cabe merah. Bisa pakaiblender atau ulekan.
  3. Panaskan wajan. Masukkan mentega sampai meleleh. Tumisbumbu halus sampai mateng. Kata Ibu, tanda bumbu halus mateng itu kadar airnyaudah berkurang banyak banget, dan warnanya jadi lebih tua. Setelah bumbu matang, masukkan kecap. Aduk sebentar lalu masukkan ayam. Aduk sebentar lalu tambahkan air sampai setengah merendam para ayam itu. Tutup wajan, tunggu sampai air mendidih. Setelah mendidih, kecilkan api. Masukkan garam dan gula.Tutup lagi, lalu tunggu sampai bumbu meresap dan air tinggal sedikit.

Jadi deh hehe.

Gampang banget kan, ku jadi malu hehe. But I seriouslybelieve that masakan enak, sehat, tanpa msg, dan gampang dibuat bener-bener berguna buat survive menghayati peran sebagai istri yang sekaligus juga ahli gizi suami hihi. Semoga berfaedah buat para ibu muda lain yang masih belajar masak kaya aku ya. Jangan mudah menyerah walaupun rasa masakan kita masih sering kita pertanyakan sendiri, hihi. Semangat masak teruus ya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Join The List

Sign up and be the first to know about new articles, freebies, giveaways, and more!