Bolu Kukus: Solusi ‘Baking’ Tanpa Nanti

Resep ini hasil modifikasi aku dari resep Bolu Lapis Taro Kukus yang pernah dishare di grup Rumbog (Rumah Belajar Boga) IP (Ibu Profesional) Bogor. Berbagai resep bolu kokus saat itu memang dibagikan sebagai referensi untuk membuat base cake dalam rangka Latbar (Latihan Bersama) Mendekorasi Kue dengan Butter Cream. Konon kata Mak Boga, koordinator Rumbog, bolu kukus akan lebih kokoh daripada cake yang dibake semacam sponge cake atau chiffon. Banana Loaf sama Black Forest bisa kokoh sebenernya. Tapi balik lagi ke fokus mendekor kue, aku milih base cake yang bener-bener basic dan cocok untuk pemula. Apalagi base cake bolu kukus ini ngga butuh oven. Kalau nunggu punya oven yang proper (entah oven tangkring atau oven serius yang pakai LPG itu), nggak akan segera eksekusi. Bahannya juga gampang didapet. Bahkan setelah Latbar, bolu kukus ini ternyata lebih mudah dan halus saat pengaplikasian butter cream dibandingkan tekstur brownies kukus dan red velvet kukus. Bolu kukus benar-benar solusi baking, plus dekorasinya, tanpa nanti ya hehe.

Oiya resep ini cukup untuk loyang bulat ukuran diameter 18 cm tinggi 7 cm atau loyang persegi ukuran 24 x 10 x 7 cm.

BAHAN A:
4 butir telur ayam
200 gr gula pasir
1 sdt cake emulsifier (aku pakai yang gelatin)

BAHAN B:
200 gr tepung terigu
1 sdt baking powder
Aduk rata dan ayak

BAHAN C:
100 ml santan
100 ml minyak
2 sdt vanilla essence

Cara Membuat

  1. Panaskan kukusan. Alasi tutup dengan kain bersih. Oles loyang dengan margarin, alasi dengan baking paper.
  2. Kocok dengan kecepatan tinggi BAHAN A sampai mengembang, putih, dan berjejak.
  3. Turunkan kecepatan. Masukkan BAHAN B, kocok dengan kecepatan rendah. Cukup sampai rata.
  4. Masukkan BAHAN C. Aduk balik perlahan dengan spatula.
  5. Tuangkan adonan ke loyang. Kukus dengan api sedang selama 25 menit, atau sampai matang.
  6. Angkat loyang dari kukusan dan dinginkan. Keluarkan bolu kukus perlahan dari loyang.
  7. Bolu kukus siap sebagai base cake untuk didekorasi.

Tips

Pastikan kukusan diisi dengan air yang cukup, benar-benar panas, dan beruap banyak. Tetapi ketika memasukkan adonan, api dikecilkan hingga ukuran sedang, cenderung kecil, supaya permukaan bolu tidak bergelombang.

Tutup kukusan harus dilapisi dengan kain yang dapat menyerap uap air. Agar air tidak jatuh menetes ke adonan.

Begitu matang, segera angkat loyang dari kukusan. Agar bagian cake tidak basah dan warnanya menggelap sehingga terkesan bantat walaupun sebenarnya matang mengembang.

Untuk resep butter cream dan jenis spuitnya, belum bisa aku share dulu ya. Karena T&C nya Latbar adalah tidak publish resep saat Latbar ke publik untuk menghormati narasumber yang sudah mau berbagi resep hasil trial error nya, juga para peserta yang sudah menyempatkan waktu dan tenaganya datang jauh-jauh mengikuti Latbar. Nah tema Latbar saat itu kan Mendekor Kue, makanya fokus utama resep adalah membuat butter creamnya. Jadi maaf banget ya aku belum bisa share resepnya. Selain itu juga, sekalian disclaimer, butter cream yang aku pakai di foto itu juga hasil demo waktu Latbar, bukan bikinan sendiri. Ngga etis kan jadinya kalau aku publish resep yang belum aku trial error sendiri. Ditambah lagi hasil akhir dekor bolu kukusnya masih berantakan haha. Jadi untuk ‘ngajarin’ pakai spuit yang mana dan teknik piping mungkin bisa nanti setelah aku udah trial error sendiri, dan hasilnya bagus. 🙂

Butter cream bisa diganti pakai cream cheese frosting, malah lebih yummy hehe. Tapi buat layering aja ya, bukan buat rose atau bunga-bunga gitu karena ngga sekokoh butter cream. Bisa disiasati dengan dimasukkan kulkas dulu sampai set sebelum piping. Bisa kasih warna favorit kamu juga. Jadi si bolu kukus masih bisa punya penampakan home made cake yang proper buat acara spesial kamu.

Bolu kukus ini rasanya lembut dan manis. Lebih enak lagi kalau udah masuk kulkas. Kelebihan bolu kukus dibandingkan cake yang dibake adalah nggak kering saat masuk kulkas. Jangan lupa kemas bolu kukus dalam kotak cake atau wadah kue plastik dahulu ya sebelum masuk kulkas. Bolu kukus siap jadi kudapan kapanpun kamu craving makan cake manis. Nyam nyammm.

Selamat ‘baking’ bolu. Featured image credit by Ceu Lulu.

2 thoughts on “Bolu Kukus: Solusi ‘Baking’ Tanpa Nanti”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Join The List

Sign up and be the first to know about new articles, freebies, giveaways, and more!