Jurnal Bunda Sayang: Zona Cerdas Emosi dan Spiritual

Di Zona Cerdas Emosi dan Spiritual ini, aku akan fokus pada mengembangkan fitrah keimanan Maryam. Ini sesuai dengan indikator yang ingin dicapai, yaitu menumbuhkan rasa cinta pada Allah. Jika merujuk pada Fitrah Based Education, usia Maryam yang 18 bulan ini adalah golden moment untuk Umma mengembangkan fitrah keimanan. Yaitu dengan menanamkan ambience senang ketika nama Allah disebut. Berikut plan aku selama 15 hari ke depan:

  • Sering mention Allah di setiap percakapan
  • Melibatkan Maryam dalam setiap amalan yaumiyah
  • Mengenalkan Asmaul Husna
  • Membacakan buku Allah Sayang Padaku dan Allah Ciptakan Tubuhku by The Gang of Fur (buku ini membantu Umma banget untuk menjelaskan tauhid ke Maryam dengan bahasa sederhana dan menyenangkan)

Day 1 Membaca Surah Al Kaafiruun Bersama

The Plan Melibatkan Maryam dalam amalan yaumiyah

Hari ini amalannya adalah membaca Al Quran. Spesifiknya adalah surah Al Kaafirun. Plannya adalah mengajak Maryam membuka Quran lalu menuju surah Al Kaafirun baru membaca bersama.

The Reality

Jadinya malah baca Al Kaafirun sambil tiduran hehe. Belum berhasil duduk berhadapan sambil buka Quran gitu.

Tapi Maryam happy dan mau ikut umik-umik di setiap irama yang menarik buat dia. Alhamdulillah seneng banget dapet irama Al Kaafirun yang menarik buat Maryam dari channelnya Maryam Masud. All I can say is Al Kaafiruun is now her current favorite surah.

Tonton video reciting Al Kaafirum with Maryam di sini yaa: https://youtu.be/dFkKvnC5In4. Atau klik aja di bawah 🙂

Overview

I should have tried to make her read Quran with me after shalah directly. Dan kalau bisa seperti di channel Abdullah Loves The Quran: membuat acara buka Quran itu jadi super fun. Dengan senyum lebar dan sambil gelitikin anak. Hamasaaaah.

I give 85 out of 100 for today’s accomplishment.

Day 2 Fun Time with Juz Amma Book

The Plan Melibatkan Maryam dalam amalan yaumiyah

Selain selalu ikut shalat 5 waktu, Maryam juga suka ikut Umma tilawah Al Quran. Biasanya Maryam ikut aja dengerin Umma menyelesaikan targetan khalas hari itu. Hari ini, Umma mengkhususkan waktu buat talaqqi ke Maryam surah-surah pendek. Masih dengan rencana awal langsun buka Al Quran

The Reality

Surprisingnly, sebelum Umma bahkan mulai menyiapkan Quran, Maryam langsung menghampiri Umma dengan buku Juz Amma-nya. Kaya minta dibacakan surah pendek gitu hehe.

Overview

Di jurnal portofolio Maryam terbaru, aku udah share kalau buku favorit dia sekarang adalah Juz Amma by Kaby Books. Baca surah pendek langsung dengan Quran memang tujuan utama. Tapi nggak masalah juga kalau dia lagi suka baca surah pendek dengan buku Juz Ammanya sendiri.

I give 80 out of 100 for today’s accomplishment.

Day 3 Mention Allah di Berbagai Emosi

The Plan Membacakan Buku Allah Sayang Padaku by The Gang of Fur

Rencana mau bahas halaman tentang Allah yang paling peduli dengan kita. Allah tetap peduli dan sayang di kondisi emosi apapun: senang, marah, sedih dan lain-lain. Lalu mengingatkan Maryam untuk selalu ingat Allah agar tetap tenang ketika Maryam sedang tidak sabar.

The Reality

Maryam habis sabar ketika kesulitan membuka tutup kaleng balok. Maryam langsung berteriak hehe.

Umma auto bilang: “Sabaar yaa Maryaam”.

Keinget tentang emosi lalu koreksi: “Ooooh Maryam kesel ya susah dibuka kalengnya. Taawudz dulu yuuk. Biar happy terus gampang bukanya”. (di sela-sela teriakannya wkwk)

Overview

Endingnya Umma juga yang bukain kaleng hehe. It doesn’t matter. Yang penting dia tahu dulu kalau lagi marah dan kesel urutannya taawudz dulu. Ingat buat mention Allah dulu.

I give 70 out of 100 for today’s activity. Karena Maryam belum happy setelah taawudz hehe. Doakan Umma sabar rutin mention Allah ke Maryam yaa.

Day 4 Mengenalkan Asmaul Husna Saat Makan

The Plan

Mention Allah sebagai Ar Razzaq ketika makan.

The Reality

Umma: “Alhamdulillaaah, Maryam makan mie enak yaa. Terimakasih ya Allah udah kasih rizqi mie ke Maryam. Maryam tahu Allah sayaang Maryam. Allah Rabb-ku selalu memenuhi kebutuhanku. Terimakasih yaa Allah, Maryam senaaang bisa makan mie. Yeayy”

Overview

Harusnya mention Allah sebagai Ar Razzaq juga saat main di luar dan ketika Maryam dapat kebahagiaan apapun. Karena rizqi kan bukan yang kelihatan fisiknya ajaa.

I give 80 out of 100 for today.

Day 5 Semua Punya Allah

The Plan

Menyebutkan semua benda sebagai punyanya Allah seharian.

The Reality

Ekspektasi seharian menyebutkan semua yang Umma dan Maryam temukan sebagai punyanya Allah. Tapi yang keeksekusi hanya menyebutkan benda-benda di buku Baby’s Words nya Maryam.

“Sepatu punya siapa, Maryam? Allah. Karena punya Allah jadi dijaga yaa. Kalau suatu saat diambil juga nggak papa yaa Nak, kan punya Allah”

Kurang lebih semua kalimat sama untuk Kaos Kaki, Bunga, Kepik, Mangkok, dan Sendok.

Overview

Umma kurang berniat hari ini. Umma lagi futur juga jadi rasanya beraat sekali menyebut nama Allah. Astaghfirullaah.

I give 50 out of 100 for my performance, and 95 out of 100 for my daughter. She was doing extremely wall pay attention to me.

Day 6 Allah Maha Pencipta

The Plan

Menyanyikan Allah Created Everything nya Zaky One4Kids bersama Maryam.

The Reality

Umma ganti-ganti vocab English ke Bahasa. Di channel Zaky sebenarnya ada yang versi Allah Ciptakan Semua. Tapi Umma lebih nyaman dengan yang versi English. Umma tinggal menyebutkan awan, langit, burung, angin, pohon, bintang, dan kata Allah dengan lebih keras dan jelas.

Overview

Maryam jelas senang dengan aktivitas bernyanyi ini. Semoga jadi good impression tentang Allah yang Maha Pencipta ya Nak. Love you full.

Day 7 Asmaul Husna

The Plan

Talqin Asmaul Husna versi Hijjaz ke Maryam.

The Reality

Sebenarnya Asmaul Husna udah sering aku lafalkan bareng Maryam. Biasanya setelah adzan di tiap waktu shalat.

Hari ini aku mau lebih kasih effort buat ajak Maryam ikut melafalkan. Alhamdulillah, Maryam masih excited ikut menggerakkan mulut terutama di bagaian Yaa man huwallahulladzii laa ilaa haillah huwarrahmaanurrahiim dan Al Maaniu Dhdhaaaaar (dhaar-nya dia buka mulut gede banget hehe).

Overview

Umma agak bias hari ini antara kasih aktivitas Speech Practice atau Emosi Spiritual. Gara-gara paginya habis liat buku Tumbuh Kembang, Maryam masih banyak miss di aspek bahasa.

Padahal di aspek lain kaya sosial kemandiran dia udah kecentang banyak banget bahkan di usia di atas Maryam sekarang. Wajar secara aku emang fokus banget ngelatih practical life skill.

Well, I need to calm my nerve down.

Day 8 Combo Hijaiyah dan Talqin Quran

The Plan

Hari ini mau santai main flash card huruf Hijaiyah aja. Ternyata bonus berhasil talqin Maryam Surah Al Kaafirun sampai Al Lahab.

The Reality

HURUF HIJAIYAH

Persiapan: Flash Card Hijaiyah dan Nasheed Hijaiyahnya Yufid Kids (aku suka yang ini karena melodi aja nggak pakai musik)

Steps:

  1. Umma mengeluarkan kartu hijaiyah random dari kotak lalu langsung share ke Maryam
  2. Tugas Maryam menyusun kartu aja memanjang
  3. Umma melantunkan Nasheed Hijaiyah sembari estafet kartu ke Maryam
  4. Setelah semua kartu keluar, Umma mulai mengurutkan alif sampai ya sambil tetap melantunkan Nasheed Hijaiyah
  5. Maryam terus melantunkan Nasheed Hijaiyah sambil menunjuk ke tiap huruf. Awalnya Maryam bisa fokus, tapi lama-lama mengacak-acak dan main kartu sesuka dia, nah ini biarin aja nggak papa. Tetap lantunkan Nasheed Hijaiyah sambil berusaha mengurutkan kartu kembali. Gituu aja terus pokoknya sampai Maryam bosan dengan kartu dan ingin main yang lain hehe.

Note: persiapkan tumblr biar bisa minum air yang banyak ya moms, activity ini bikin cepet haus hehe

TALQIN

Alhamdulillah hari ini berhasil talqin halaman kedua terakhir dari Quran, yaitu surah Al Kaafirun sampai Al Lahab. Timingnya pas Umma selesai shalat soalnya. Jadi mood buat bareng Quran masih ON banget di Umma dan Maryam. MaasyaAllah tabaarakallah

Overview

Pretty happy with today’s accomplishment. Maryam emang masih masih sukaaa banget main. Yaa emang usianya waktunya maiiin. Jadi Umma yang kudu kuat-kuatin buat ulang-ulaaang terus Nasheed Hijaiyah dan Surah-surah pendek. Sesering mungkin yaa Ummaaa. Oiya PR terakhir adalah gimana biar Maryam mau baca Quran sambil pakai hijab.

I give 95 out of 100 for today’s joyful day!

Day 9 Biar Kaya Rasulullah

The Plan

Membiasakan kembali Maryam untuk makan sambil duduk. Caranya dengan mengingatkan biar kaya Rasulullah.

The Reality

I use all these conversation to remind her to be like Prophet Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

“Maryaam, Maryam mau kan yaa disayang Allah?”

“Ooooh iyaya, Maryam juga sayaaang yaa sama Allah”

“Kalau Maryam sayang sama Allah, caranya ikutin Rasulullah yaa”

“Ooooh MaasyaAllah, Maryam juga sayang Rasulullah yaa, pengen kaya Rasulullah yaa?”

“I love Muhammad, She loves Muhammd, He loves Muhamma, Shallallahu Alaihi Wasallam!” (Nasheed I Love Muhammadnya One4Kids)

“Maryam loves Muhammad, Umma loves Muhammad, Abi loves Muhammad, Shallallahu Alaihi Wasallam!”

“Waahh, MaasyaAllah pinternya Maryam kaya Rasulullah yaa makan sambil duduk”

“Wiihh, anak shalihah rek makannya duduk kaya Rasulullah, kerena banget jadi makin disayang Allah ya nak yaa”

“Ow ow oww, makannya duduk yaa Maryam yaa, DUU DUUUK, kan biar kaya Rasulullah”

“Maryaaamm, duduk yuk nak yaa, Rasulullah kalau makan duduk loh nak, yuk duduk duduuuk”

“Ets ets ets, duduk dulu Maryamm, Rasulullah kan ngajarinnya makan sambil duduk loooh”

Overview

Begitulah, Umma harus terbiasa pakai Rasulullah dan Allah. Jangan sampai keceplosan, “makan harusnya duduk”, atau “ayo duduk yang baik” aja.

I give 80 out of 100 for today!

Day 10 Quran Tyme Bada Shalah

The Plan

Buka Quran dan membacakan Surah Al Kaafirun sampai An Naas ke Maryam setiap habis shalat.

The Reality

Alhamdulillahh, Maryam sudah mau anteng dan tenang stick di satu halaman Quran sekarang. Emang sih bawaannya masih mau buka halaman lain terus hehe. Tapi yang penting Maryam mau nyimak ketika Umma menahan halaman tersebut untuk tetap dibaca. Tujuannya tentu saja membangun awareness lokasi surah yang dibaca juga bonding ke Qurannya.

Overview

Juz Ammanya Maryam aku sembunyikan dulu bada shalat (sebelumnya suka kedistraksi karena buku favorit). Biar fokus ke buka Quran aja. Qurannya juga aku pilih yang super gede biar berasa hehe.

Oiya total hari ini baru berhasil membacakan Quran bada shalat Dhuhr dan Ashr aja. Bada Maghrib Maryam dah keburu bobo soalnya, kecapekan seharian forsir ikut Umma jogging, belanja, dan berkebun.

I give 90 out of 100 for today’s accomplishment.

Day 11 A Day with Syaykh Mishari

The Plan

Mau lanjut ajak Maryam buka Quran seharian. But Umma ternyata masuk period time.

The Reality

Maryam juga tiba-tiba addict dengan channel One4Kids. Minta disetel terus ngga berhenti.

Umma langsung coba ganti channel Syaykh Mishari yang Juz 30. Alhamdulillah Maryam nggak cranky. Langsung suka dan ngga bikin dia addict sama screen. Paling merhatikan layar TV sebentar, terus bisa sambil asik mainan sendiri atau main sama Umma.

Ini channel Syaykh Mishari yang official ya. Kalau mau dengerin Juz Amma versi beliau lebih baik buka yang ini aja. InsyaAllah lebih berkah.

Overview

Sekalipun nasheed juga punya konten tauhid, Al Quran tetap yang terbaik.

I give 80 out of 100 for today’s accomplishment.

Day 12 The Neighborhood

The Plan

Berani say Hi dan Goodbye ke tetangga. Mengajak Maryam ikut menyapa tetangga lah semisal lagi papasan di depan rumah.

The Reality

Maryam is generous to everyone. Unfortunately, Maryam sekarang lagi fase histeris dengan tetangga sebelah rumah, Om D. Padahal dari awal ketemu sampai beberapa minggu lalu Maryam fine-fine aja. Akhir-akhir ini aja setiap Om D sampai rumah lalu parkir mobil atau Maryam denger suara Om D di teras, Maryam langsung nangis dan mencari Umma. We all have no idea how to fix this. Sayang banget padahal Maryam akrab dengan anak Om D, Kakak K, yang sebaya dengan Maryam.

Biasanya kalau Maryam mulai histeris, Umma langsung keluar jurus gini:

“Ahhh Maryam santai ajaa. Nggak papa naak. Biasa ajaa yaa”.

atau

“Maryam, nak shalihahh. Kan Rasulullah ajakin kita buat baik ke tetangga. Om D kan tetangga kita. Jadi kita yang baik ke Om D yaa. Senyummm dan santai ajaa. Okeeey”

But today I change that plan. I need to be concerned about what Maryam feels by practicing these steps.

Step 1 Validasi Emosi Maryam: “Oooh anak Umma lagi takut kah? Kenapa nak? Mana sini ndak nyaman yang mananya nak?”

Step 2 Respecting Her Feeling: (membiarkan Maryam nangis dulu beberapa menit menyelesaikan fase emosinya, nggak buru-buru nyuruh “Ssst, cup cup sudah sudah jangan nangis dulu, santai aja”)

Step 3 Physical Attachment: “Sini sini peluk dulu sini, gendong dulu. Uwuu, sayangnya Umma ini”

Overview

Selama ini aku kurang menghormati emosi yang Maryam ingin keluarkan. Padahal Umma katanya pengen Maryam terbuka sama Umma nanti.

Well, I managed to train Maryam expressing her emotion properly finally. Semoga makin terbiasa dan smooth lagi pas ngobrol dengan Maryam di kondisi emosi apa saja.

I give 75 out of 100 for my performance today.

Day 13 Pillow Talk

The Plan

Mention perasaan Maryam dan Umma setelah seharian beraktivitas, as part of bedtime routine.

The Reality

Biasanya saat bedtime routine, aku membacakan surah-surah pendek dan doa dulu ke Maryam. Baru setelah itu say good night dan say I love you ke Maryam sebelum menutup pintu dan mematikan lampu. Hari ini aku berusaha lebih lama ngobrol dulu setelah selesai berdoa.

“Maryam senang ya hari ini main banyak sama Umma. Alhamdulillah”

“Umma happy Maryam makan banyaak hari ini. Makasih banyak ya nak shalihah ya”

“Maryam sekarang ngantuk berat yaa, capek seharian aktif sekali ikut bantu Umma di dapur”

“Umma minta maaf ya Nak, banyak nyuekin Maryam hari ini huhu. Besok insyaAllah Umma lebih banyak main bareng Maryam ya nak ya”

“Maryam sayang Umma Abi ya makanya tadi mendoakan Umma Abi juga. Umma juga sayaaang Maryam qurrata a’yun”.

Diakhiri dengan peluk peluk pelukkkkk dan cium cium ciuuummm.

Overview

Senang punya kesempatan pillow talk agak lama dengan Maryam. Melihat Maryam senyum-senyum waktu Umma nebak-nebak perasaan Maryam dan sharing perasaan Umma. This moment is priceless and precious.

Allah, amanahmu ini sungguh nikmat luar biasa. Bimbing kami agar dapat mendidik Maryam aqil sebelum baligh, selalu mendoakan orangtuanya nanti. Aaamin.

I give 99 out of 100 for today’s heart touching moment.

Day 14 Allah Turunkan Hujan

The Plan

Berdoa saat hujan turun. Dan sharing perasaan Maryam dan Umma saat hujan turun.

The Reality

Alhamdulillah we managed to pray and share what we feel. Bonus juga menghubungkan semua nikmat saat turun hujan itu karena Allah. Diakhiri dengan Maryam dan Umma sayaaang Allah.

Bu but but Maryam ended up hujan-hujanaaaan. Thankfully emang udah waktunya mau mandi jadi Umma kasih kesempatan Maryam eksplor hujan sekalian tadabbur alam. Alhamdulillaaaah.

Overview

Yeahhh I know it’s not like me plan everything to be rainy today. The point is, we have chance to develop our children emotional and spiritual quotient every second all day long. Just make it count.

I give 86 out of 100 for today’s project.

Day 15 Asmaul Husna Tyme

The Plan

Reciting Asmaul Husna sambil buka Al Quran.

The Reality

She ended up to open the Quran instead of sticking to the Asmaul Husna page.

Overview

I should give her some more interesting media such as sticker. But i hope today’s activity engage her interaction with Quran.

I give 75 out of 100 for toda’s performance.


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Join The List

Sign up and be the first to know about new articles, freebies, giveaways, and more!