Jurnal Bunda Sayang: Pendidikan Seksual Balita

Zona baru, materi baru. Kali ini tentang fitrah seksual pada anak. Menyesuaikan usia anakku, maka ini adalah tanggung jawab pendidikan seksual balita.

Pendidikan Seksual Balita

Aku mengkhususkan Pendidikan Seksual untuk usia 2-3 tahun, sesuai usia Maryam. Referensinya berdasarkan Tarbiyatul Aulad yang dibahas Teh Karina Hakman dalam Webinar Kurikulum Pendidikan Anak Usia 0-3 Tahun. Ada 3 sesi usia di webinar ini: 0-1 tahun, 1-2 tahun, dan 2-3 tahun. Berikut yang aku share adalah tanggung jawab pendidikan seksual untuk balita usia 2-3 tahun.

1 Memperkenalkan Ada Laki-laki dan Perempuan

Wahai manusia! Sungguh, kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.

QS Al Hujurat Ayat 13

Cara mengenalkannya kepada balita sederhana: laki-laki dan perempuan itu beda, tapi semua sama di mata Allah. Tidak ada yang lebih hanya karena gender mereka.

Karena laki-laki dan perempuan itu beda, maka konsep selanjutnya seperti aurat juga berbeda antara laki-laki dan perempuan.

2 Mengenalkan Batasan Aurat

Untuk usia 2-3 tahun, batasan aurat yang dimaksud bukan full yang penuh semua.

Tapi kita kenalkan pada anak area privat mereka. aurat yang paling utama: pusar sampai lutut.

Mulai saat mandi, kita biasakan anak tertutup di kamar mandi.

Pakai baju di dalam kamar atau ruang tertutup. Jangan biasakan dari kecil lalu lalang nggak pakai baju. Mulai kenalkan rasa malu dengan bilang, “Malu nak, ayo bajunya dipakai dulu ya”.

Dengan mengenalka aurat, kita mengenalkan juga batasan-batasan kepada siapa saja aurat boleh diperlihatkan. Siapa yang boleh lihat, siapa yang boleh menyentuh. Misalkan, “Nak, kalau mau ke toilet sama Papah Mamah aja ya”. Supaya anak tidak mudah memperlihatkan area privat kepada selain orangtua.

Biasakan juga dari kecil agar anak tidak asal buka baju kepada kakak-kakak dan adik-adiknya. Bolehnya ke orangtua saja untuk mengajarkan dia mandi, pakai baju, dan lain-lain.

3 Menghindari Adegan Pornografi

Adegan pornografi paling dekat berasal dari dalam rumah.

Tugas suami istri untuk menjaga aurat. Ada ibadah suami istri yang sebaiknya anak-anak tidak lihat. Termasuk pengantarnya dan suaranya. Apalagi pakaian semacam lingerie dan semacamnya sebaiknya tidak ditunjukkan ke anak. Biasakan memakai baju sopan, walalupun tidak memakai kerudung, di depan anak.

Media pornografi bukan harus adegan pornografi, tapi juga kartun-kartun dengan karakter yang tidak tertutup auratnya dan sensual. Maka, berhati-hati memilihkan merchandise atau media belajar anak. Jangan sampai kita mengotori anak kita yang masih suci. Naudzubillah.

4 Fitrah Perempuan dan Laki-laki

Perempuan dibesarkan sebagai peremuan dan laiki-laki dibesarkan sebagai laki-laki.

Caranya dengan hal sederhana: memberikan pakaian yang sesuai. Perempuan dikasih baju perempuan: gamis, rok, dan lain-lain. Jangan sampai kerudung dipakai main anak laki-laki atau sebaliknya. Cara lain adalah model rambut peremuan dipanjangkan, model rambut laki-laki jangan sampai membuat anak terlihat seperti perempuan.

Note: bermasain masak-masakan dan boneka (role play) tidak ada hubungann dengan gender. Karena laki-laki dan perempuan sama-sama bisa memasak. Anak-anak sebenarnya mengikuti fitrah seksual mereka saat bermain role play. Yang jadi red flag adalah ketika anak laki-laki bermain peran menjadi ibu atau sebaliknya, maka saat itulah tugas kita bilang, “Nak, ibu kan perempuan. Yang main jadi ibu dedek ya, karena dedek perempuan”.

Habit Tracker

Untuk memudahkan, aku gunakan habit tracker ini untuk mengontrol kebiasaan mengenakan pendidikan seksual pada Maryam sehari-hari. Feel free to get this, semoga helpful 🙂

I’ll use this for the 15 days challenge as well. During the challenge I’ll only edit daily in Canva. InshaAllah, I’ll post the final result of my habit tracker down below. Wish me luck.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Join The List

Sign up and be the first to know about new articles, freebies, giveaways, and more!